Cerpen / SOSOK PRIA DIDALAM MIMPI

Pagi yang cerah, udara yang sejuk dan aku kembali kepada aktivitas rutinku, pagi itu aku tiba disekolah. Aku duduk didekat kelasku, aku dan teman-temanku sedang duduk di dekat kelas kami, kami sedang berbicara menceritakan zahra yang ternyata Zahra suka sama Ali laki-laki yang cuek kepada perempuan. Ali adalah laki-laki yang selama ini aku kagumi dan Ali adalah sodara temanku.

Teman-temanku berbicara “Ali, kata Zahra li.” Ucap teman-temanku.

Ali tidak menjawab, bahkan menoleh ke belakangpun tidak, Ali sangat cuek terhadap perempuan.

“aku bisa tidak ya memiliki ali?”tanyaku dalam hati.

Aku merasa iri oleh Zahra, karena aku juga sedikit suka sama Ali. Aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan dan aku hanya bisa memendam perasaanku sendiri tanpa orang lain mengetahuinya.

            Hari mulai berganti, dan aku masih ingat hari itu hari kamis, aku sudah melaksanakan pelajaran olahraga dan ternyata kelas Ali giliran pelajaran olahraga setelah kelasku. Aku melihatnya dan aku sedikit tidak memperdulikannya.

Berawal dari ketidak kenalan tersebut, aku semakin penasaran terhadap Ali dan aku dipertemukan bersama Ali di BBM, aku tidak menyangka, kalau adi akan memulai lebih dulu di BBM, Lalu Ali pun bertanya terhadap saya tentang saya, dan tanpa disadari saya langsung membalas pesannya satu persatu pesan singkatnya itu. Waktu semakin berjalan dan kami semakin mengenal satu sama lain.

            Tepatnya tanggal 26 Februari Ali menyatakan perasaannya kepadaku, aku bingung aku takut kalau Ali hanyalah bercanda, tapi Ali mulai meyakinkan aku kalau Ali benar-benar ingin memilikiku. Hatiku waktu itu tidak karuhan karena ucapan Ali yang sangat mengejutkan. Setelah aku berfikir dengan pasti dan tepat akhirnya aku menerima permintaannya Ali.

Awalnya aku menyangka bahwa Ali adalah seorang laki-laki yang super cuek terhadap perempuan, tapi semua itu tidak benar, ternyata Ali adalah seorang laki-laki yang sangat baik dan sangat pengertian. Ali berkata “aku sebenarnya tidak cuek, aku cuek hanya kepada mereka yang  tidak aku kenal “ucap Ali.

Ali adalah orang yang setia, buktinya pada hari sabtu aku pulang sekolah, dia masih menunggu aku dan dia mengajakku pulang bareng. Ali menunggu aku didekat kelasku. Dan aku menghampiri Ali, aku sangat malu ketika teman-temanku berkata “cie, kalian baru jadian ya, mana dong pajak jadiannya?” ucap teman-temanku.

“heem’ jawabku sambil agak malu.

Cuaca hari itu tidak mendukung atau sedikit gerimis, Ali memutuskan untuk diam terlebih dahulu dirumahku, waktu itu Ali masih malu-malu bicara dan bahkan bicarapun tidak, kayak yang tidak kenal.

Aku sangat bersyukur memiliki Ali dan aku sangat bahagia sekali, karena Ali adalah satu-satunya orang yang membuat aku semangat. Setiap habis sholat aku selalu berdo’a, aku selalu menyebut namana disetiap do’a ku. Aku tidak pernah bosan kenal dirinya. Aku merasakan kebahagiaan saat aku bersamanya.

10 juni adalah ulang tahunku, waktu itu aku merasa dijauhi dan diasingkan oleh teman-teman dekatku. Dan Ali terlihat sudah mulai bosan bersamaku, aku merasa sedih dan aku sedikit tidak bersemangat dihari ulang tahunku.

Aku mengajak teman-temanku untuk buka bersama di acara ulangtahunku karena waktu itu ulang tahunku bertepatan di bulan Ramadhan. Awalnya teman-temanku tidak ada yang datang satupun ke rumahku, aku merasa sedih. Tapi setelah beberapa jam ternyata teman-temanku akhirnya datang juga.

Teman-temanku datang kerumahku dan aku diberi kejutan, aku tidak menyangka dan aku kira hari ulang tahunku tidak akan ada yang spesial.

Kami berbuka bersama, setelah selesai makan, tiba-tiba aku dikejutkan lagi oleh datangnya Ali kerumahku, Ali sudah ada didepan rumahku dan membawa sebuah kue dan kado yang besar. “ happy birthday to you” ucap Ali sambil bernyanyi.

Aku terkejut dengan apa yang telah terjadi saat itu, aku membeci Ali, tapi Ali orang yang membuat acara ulang tahunku terjadi dengan sangat ramai dan banyak kejutan untukku. Aku sangat bahagia, Ali meminta maaf kepadaku dan Ali berbicara “ itu hanya kejutan untuk kamu, aku hanya bercanda melakukan itu, semua aku lakukan untuk kebahagianmu “ ucap Ali

Waktu terus berjalan semakin lama, dan sampai sekarang aku tidak pernah bosan memilikinya. Ali berbicara “ kamu adalah wanita yang sering aku mimpikan dalam setiap tidurku, dan kamu adalah wanita yang aku idamkan” ucapnya

Aku tidak ingin kehilangan dirinya karena dia adalah lelaki yang mampu membuat diriku semangat dalam hal apapun.

 

Share:
RAHMAT HIDAYAT

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH