Cerpen / KISAH KASIH ADIK KAKAK

Pagi hari yang cerah, secerah hati seorang gadis cantik yang bernama Ceria. Dia sekarang masuk ke SMK NEGERI PASUNDAN 2. Ceria tinggal di Desa kecil yang beralamat Kampung Calincing. Didesa kecil itu adalah tempat kelahiran Ceria, di Kampung kehidupannya sangat bahagia. Disana banyak kenangan masa kecil bersama sahabat, keluarga, susah senang dihadapi Ceria dengan senang hati. Sejak dulu Ceria selalu bermain, belajar bersama sahabatnya, tetapi sekarang sahabat Ceria tidak melanjutkan sekolah karena masalah ekonomi. Sahabat yang bernama Mawar sekarang sudah menikah dan tinggal di Jakarta, sedangkan yang bernama Cahaya dia sedang bekerja untuk kebutuhan sehari-hari.

            Pada suatu hari, Ceria mengikuti yang namanya MPLS (Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah) disana banyak orang dan Ceria punya teman yang baik yang bernama Indah. Ceria sekarang tidak merasa sendirian karena dia sudah mempunyai teman baru dan baik kepadanya. Di sekolah ada seorang lelaki yang bernama Dava, dia adalah kakak kelas dan OSIS yang baik dan ramah. Pada saat itu Dava sedang memainkan gitar dan bernyanyi, dia melirik ke Ceria dan tersenyum kepadanya. Lalu di bertanya kepada teman Ceria yang bernama Indah.

            “ Hay indah.” Kata Dava (sambil tersenyum)

            “Hay kak. Ada apa?” kata Indah dengan lembut.

            “Aku boleh tanya?” kata Dava

            “ Boleh, memangnya mau tanya apa?” kata Indah.

            “Teman kamu itu siapa namanya?” kata Dava dengan gugup

            “Oh itu namanya Ceria, memang kenapa?” tanya Indah (sambil tersenyum)

            “Engga apa-apa.” Kata Dava (tersipu malu)

            “Ah kakak suka ya sama Ceria?” kata Indah sambil menggoda.

            “Apa sih kamu so tau ih.” Kata Dava (terlihat malu)

            “Iya deh, terserah kakak aja. Udah iya aku mau ke kantin dulu.” Kata Indah

            “Iya, makasih ya atas informasinya?” kata Dava

            “Sama-sama.” Kata Indah.

            Pada saat Indah ke kantin, Indah bercerita kepada Ceria soal yang dia bicarakan oleh Dava yang tadi ketemu. Wajah Ceria terlihat memerah seperi buah apel, karena Ceria malu dan ternyata Ceria memendam rasa kepada Dava dan sebaliknya Dava menyimpan rasa kepada Ceria. Tidak lama satu jam berbincang, Dava ada disana dan tersenyum kepada Ceria dan teman-temannya.  Sesudah MPLS selesai, Dava dan Ceria  sikapnya seperti biasa (dingin) dan makin sini hubungannya seperti berpacaran. Setelah hubungan mereka baik, ada seorang perempuan yang bernama Risca dia adalah mantan dari Dava. Mantannya itu di sekolah yang sama dan dan dia kakak kelas. Risca sangat marah ketika tau jika Ceria dekat dengan Dava dan selalu menyindir Ceria. Sepertinya Risca masih cinta dengan Dava, tapi Ceria dengan Dava Cuma kakak dan adik yang saling menyayangi.

            Sebelummya Dava tidak pernah bicara tentang mantannya itu, aku merasa sedih karena Dava tidak pernah jujur sama Ceria. Makin lama Dava akhirnya bicara tentang mantannya itu. Kemudian Ceria dan Dava bertemu di kantin dan bicara.

            “Ceria?” kata Dava (sambil tersenyum)

            “Iya kak, ada apa?” kata Ceria (membalas senyuman Dava)

            “Kamu marah ya?” kata Dava sambil gugup

            “Engga, kata siapa aku marah?” kata Ceria dengan lembut

            “Aku lihat kamu ada yang beda?” kata Dava

            “Engga ah menurutku biasa aja.” Kata Ceria

            “Kamu marah karena aku tidak pernah membicarakan Risca ya.” Kata Dava

            “Memangnya kamu sama dia ada hubungan apa?” kata Ceria (senyum)

            “Dia adalah mantan kakak. Apa kamu marah?” kata dava dengan tegas

            “Aku tidak marah kok sama kamu.” Kata Ceria (dengan senyuman manisnya)

            “Makasih ya sudah percaya kakak, maaf jika kakak tidak bicara sebelunnya.” Katanya

            “Iya kak, sama-sama. Aku maafin kok.” Kata Ceria

            Sudah lama Ceria dan Dava bicara bel sekolah pun bunyi, dan Ceria pergi ke kelasnya. Dava pun mengikuti Ceria sampai kelas Ceria, karena Ceria selalu diganggu oleh Risca. Pada saat sekolah Dava menunggu Ceria untuk mengantarkannya pulang ke rumah, ketika menunggu Dava berbicara dengan Risca. Saat bicara Ceria melihatnya, tapi Ceria malah tersenyum kepada Risca dan Risca pun tidak membalas senyuman dari Ceria.

            Makin kesini hubungan kakak beradik menjadi bahagia, tapi ketika ada orang ketiga yang menjadi kerusakan kebahagiaan kakak beradik. Ceria bicara kepada Dava untuk membicarakan sesuatu dengannya tentang mantannya itu. Sesudah berbicara Dava mengerti, Dava pun bicara kepada Risca dan Risca mengerti hubungan yang sekarang adalah sebagai adik dan kakak yang selalu membela adiknya yang sedang kesulitan. Akhirnya permasalahan tersebut sudah berakhir dengan baik dan masalah dengan Risca pun selesai. Risca sekarang menjadi baik dan selalu tersenyum kepada Ceria. Hubungan Dava dengan Ceria baik seperti dulu dan tidak terganggu oleh siapapun. Ceria dan Dava menjadi adik dan kakak yang saling menyayangi dengan sepenuh hati. 

Share:
MOCHAMAD RIZAL SUPRIATNA

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH