Cerpen / KEIMANAN PEMUDA PEDAGANG SAYUR

Ada seorang pemuda yang bernama juju, wajahnya tampan berparas menawan dan bertubuh tegap. pekerjaanya berdagang sayuran, setiap pagi ia harus memetik dan membersihkan sayuran itu dari tanah yang menempel, setelah sayuran itu bersih ia langsung berkeliling menjajakan daganganya.sayuran dagangan juju dikenal orang-orang dengan sisehat dan sisegar. Meskipun pekerjaanya sebagai pedagang sayur juju tidak malu karena ia tahu bahwa pekerjaan itu halal.

Pada suatu hari, juju berkeliling melewati jalan-jalan besar,gang-gang kecil dan rumah-rumah warga sambil berteriak menawarkan daganganya,”yurrrr......sayurrrrr.....yurrrr....sayurrrr....sayur sehat segar alami.....yurrr....sayur....

Tiba-tiba ada seorang wanita yang bernama chatrine yang berasal dari jakarta, chatrine yang berwajah cantik berkulit putih mulus berbadan tinggi dan ber rok mini memanggil juju.

”Abang,,,,,tukang sayurrrr....kesini....” teriaknya chatrine dari depan rumahnya.

Juju pun menghampiri chatrine dengan membawa sayuran daganganya, setelah juju tiba chatrine menatap wajahnya sambil mengajak berbicara kepada juju.” Ayo..bang masuk saya mau belinya didalam rumah, disini gerah dan panas nanti kulit saya agak hitam lagi”. Ucap chatrine kepada juju.”ohhh...iya mbak baik”....jawab juju kepada chatrine.

Kemudian juju masuk dan chatrine mengikuti juju dari belakang. Tiba-tiba Dooorrrr..Plakkk suara pintu yang ditutup keras dan dikunci oleh chatrine. Juju pun menengok ke belakang”ada apa ini mbak...” tanya juju pada chatrine.”tidakkk...tidakkk...pintunya hanya tertiup angin kencang” jawab chatrine.”ohhhh...” balas juju lagi.”silahkan duduk bang”kata chatrine pada juju.”ohhh..iya terimakasih mbak” jawab juju.

Juju menawarkan sayuran kepada chatrine,dan chatrine pun menjawab semua kata kata dari juju dengan memandang wajah juju, setelah sekian detik,menit mereka berbincang, maka timbulah rasa cinta, keinginan memiliki yang sudah tidak bisa ditahan lagi oleh chatrine kepada juju.hingga  dia berkata;

“ aku memanggilmu bukan untuk membeli daganganmu, tetapi aku ingin memilikimu dengan sepenuh jiwaku, dan aku ingin menikmati suasana berduaan denganmu”.Ucap chatrine kepada juju. Setelah mendengar itu hati juju berdebar kencang bagaikan badai besar menerpa padanya dibaluti keringat yang mengalir deras keluar dari tubuhnya.

“A....aapa maksud mbak, saya tidak mengerti” jawab juju dengan nada pelan.”aku menginginkanmu dan ingin menikmati suasana berdua denganmu” jawab chatrine kembali.” Astagfirulloh mbak, mbak harus ingat, itu adalah suatu perilaku yang keji, yang mencemarkan nama baik dan lebih-lebih lagi itu sangat dosa besar, mendapatka adzab yang pedih dari alloh mbak,apalagi bukan muhrim dan belum sah dalam suatu ikatan pernikahan itu sangat dibenci oleh alloh.” jawab juju dengan suara agak tegas.

Namun chatrine tak mendengarkan ucapan juju, karena ia sudah dikuasai oleh nafsu birahinya, bahkan sebaliknya dia semakin memuncak hasratnya kepada juju. Sementara juju terus mempertahankan diri dari chatrine, karena juju tau benar dengan aturan islam. Sudah memuncaklah kekesalan chatrine kepada juju, karena ia mendapatkan apa yang diinginkanya dari juju.”Bila engkau tak mau menuruti keinginkanku, maka aku akan berteriak keras agar orang-orang datang kemari dan akan kukatakan bahwa kau akan melakukan perbuatan yang tidak senonoh padaku dan  ingin merenggut kesucianku, mereka semua pasti akan mempercayai omonganku, karena engkau berada didalam rumahku”.Ancaman chatrine kepada juju.

Mendengar ancaman itu, juju merasa situasinya dalam bahaya dan tidak menguntungkan bagi dirinya, akhirnya juju menyerah.”Baiklah, aku akan menuruti keinginanmu, tapi sebelumnya biarkan aku kekamar mandi untuk membersihkan badanku  terlebih dahulu”. Kata juju kepada chatrine.”Baiklah, buah hatiku ohh sayangkuuu pergilah, aku menunggumu disini”. Jawab chatrine dengan suara manja.

Kemudian juju pergi menuju kamar mandi dengan memikirkan berbagai cara agar bisa keluar dari rumah itu dan terbebas dari cengkraman chatrine. Karena juju takut dirinya terjerumus dalam kubangan maksiat, sebab, wanita adalah perangkap setan jika ada laki-laki yang bersama seorang wanita ditempat sunyi berdua, maka syaitan akan menjadi pihak ke 3.

“Ya allah, ya tuhanku apa yang harus aku lakukan, berilah petunjukmu bagi orang-orang yang kebingungan, bahwa aku termasuk kelompok yang dinaungi olehmu karena aku tidak mau melakukan dosa besar”. Kata juju dalam hatinya.

Kemudian juju masuk kedalam kamar mandi dan menguncinya, tiba-tiba terbesitlah dalam benaknya bahwa ia harus melakukan 2 hal, yang pertama ia harus meloncat keluar dari jendela kamar mandi yang kecil dan tertutup rapat dan sulit dibuka. Dan idenya yang ke dua ia harus melumuri seluruh tubuhnya oleh kotoran yang sangat bau yang ada di kamar mandi.kemudian ia mencoba melakukan idenya yang pertama dan hasilnya gagal, tanpa pikir panjang ia langsung melakukan idenya yang kedua yakni melumuri seluruh tubuhnya dengan kotoran yang ada di kamar mandi dengan harapan chatrine tidak akan mendekatinya lagi dan akan mengusir dari rumahnya.

Setelah selesai melumuri seluruh tubuhnya, juju keluar dari kamar mandi dan menghamiri chatrine,ketika chatrine menatap dari bawah sampai atas’aaaaaaaaaaaAAAAaaaaa, bau sekali, apa yang kau lakukan, pergi sana jauh-jauh dari rumahku, dasar lelaki berengsek”, teriak chatrine dengan suara amat keras.”Baaiklah, baiklah terimakasih nyonya”. jawab juju dengan nada bahagia.

Tak lama mendengar itu juju langsung mengambil kunci yang ada di meja dan membuka pintu, setelah pintu terbuka ia langsung berlari sekencang mungkin.dan di tengah jalan ia bersujud syukur kepada sang ilahi bahwa ia terbebas dari dosa besar dan perbuatan yang keji yang dapat mengkotori dirinya.

Share:
AAM AMRULLOH

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH