Cerpen / CINTA YANG SEBENARNYA

Seorang perempuan bernama Wati, ia berasal dari keluarga yang sederhana mempunyai Saudara 1 yang bernama Nuraeni.Wati tinggal bersama kedua orang tuanya. Daerah tempat tinggalnya masih terdapat banyak tumbuh-tumbuhan yang tumbuh, seperti pertanian, lading sehingga daerah tempat tinggal Wati masih sejuk dengan pepohonan. Ayah Wati juga bekerja sebagai buruh tani dan ibunya sebagai ibu rumah tangga.

            Pada saat Wati bermain dengan temannya Murni ia berbicara bahawa ada yang meminta nomor handphone yaitu sepupu dari Murni. Kemudian Wati kebingungan untuk memberikan nomor handphone kepada sepupu Murni yaitu Mikdar. Beberapa hari kemudian Murni meminta kepastian kepada Wati untuk memberikan nomornya, Wati pun memberikan karena di suruh oleh kakaknya Nuraeni. Setelah lama-kelaman Mikdar menjalin komunikasi dengan Wati, ia pun terbiasa berkomunikasi dengan Mikdar. Beberapa lama kemudian Mikdar menyatakan perasaan yang di rasakan selama menjalin komunikasi dengan Wati, kemudian” Wati berbicara kepada kakaknya Nuraeni bahwa Mikdar telah menyatakan perasaan yang dia rasakannya. Nuraeni pun menyuruh Wati untuk menerima cinta Mikdar”.  Wati pun menuruti keinginan  kakaknya Nuraeni dengan terpaksa.

            Setelah lulus SD Wati melanjutkan sekolah ke tingkat SMP, di sekolah barunya Wati bertemu dengan kakak kelasnya yang bernama Irfana, irfana lebih dahulu menghubungi Wati dengan mengetahui wajah dan namanya tetapi Wati tidak mengetahui wajah dan namanya. Wati merasa nyaman menjalin komunikasi dengan Irfana, bebarapa lama kemudian Irfana mengatakan perasaannya kepada Wati dan langsung di terima tanpa mengnigat bahwa Wati masih berhubungan dengan Mikdar, hubungan Wati dan Irfana berjalan tanpa memutuskan hubungan dengan Mikdar terlebih dahulu. Saat mengetahui Wati berhubungan dengan Irfana Nuraeni menyuruh Wati untuk memilih antara Mikdar atau Irfana, tetapi Wati memutuskan Mikdar karena berhubungan dengan secara keterpaksaan dan saat itu Mikdar menjalin komunikasi dengan kerabat dekat Wati di belakangnya, dan kerabat Wati berbicara kepada Nuraeni bahwa Mikdar ingin memutuskan, tetapi kasihan karena Wati masih kecil. Hubungan Wati dan Irfana berjalan selama 6 bulan saja, Irfana memutuskan Wati tanpa kejelasan yang pasti. Setelah Wati di putuskan Irfana ia tidak mempunyai pacar baru karena ia lebih suka hidup menyendiri tanpa seorang kekasih.

Wati pun selesai belajar di tingkat SMP langsung melanjutkan sekolah menengah kejuruan ia sering membuka internet dalam membuka internet ia bisa menjalin komunikasi dengan Mikdar kembali, Mikdar menanyakan kepada Wati bagaimana kabar dan lainnaya.

            Pada saat sebelum MOS Sekolah Wati dan keluarga merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama-sama, kemudian setelah Hari Raya keluarga Wati berlibur ke Pantai, saat itu Wati tidak ikut karena sudah berjanji dengan teman-temannya untuk makan malam di rumahnya. Wati tidak mengetahui akan ikutnya Mikdar dalam acara makan malam di rumahnya, “ Mikdar bertanya kepada Wati akan melanjutkan sekolah kemana? Wati pun menjawab pertanyaan Mikdar akan melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan. Akhirnya Wati dan Mikdar saling akrab kembali dan meminta nomor handphone, dan memberikan nomor tersebut kepada Mikdar”. Dari makan malam itu Mikdar dan Wati sering menjalin komunikasi lagi dan lama kelamaan mikdar seing merayu, tetapi Wati tidak meresponnya.

            Beberapa lama kemudian Mikdar mengatakan perasaannya kepada Wati, tetapi tidak langsung di terima karena meminta waktu untuk menjawab persaan Mikdar. Setelah Wati di beri waktu untuk menjawab perasaan, Mikdar memginginkan kepastian kepada Wati bahwa ia bersedia atau tidak menjadi pacaranya kembali. Akhirnya Wati pun bersedia, dan menjalin hubungan kembali. Dengan saling mencintai antara satu sama lain sampai akhirnya Cinta mereka bersatu kembali dengan serius tanpa keterpaksaan dari siapa pun.

            Cinta mereka terjalin lama sampai keluarga antara Mikdar dan Wati mengetahui hubungan mereka dan sampai mempercayai kepada satu sama lainnya. 

Share:
SITI MARLINA

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH