Cerpen / CINTA YANG SALAH

Kadang, kita selalu mempercayai sepenuhnya kepada sahabat, karena sahabat itu adalah tempat dimana kita mengalami susah,karena sahabat yang selalu ada untuk kita disaat kita membutuhkan teman untuk curhat, namun ketika sahabat yang kita percayai menghianati kita, dalam hal apapun apalagi masalah cowok ? oh tidak, seperti Bunga mawar merah merona,kokoh tubuhnya indah di pandang,tetapi kita belum lihat dibawahnya duri yang siap menanti untuk kita.

 “Ira sedang apa kamu ko sendirian sih?”

“Galau ris, aku gatau harus bagai mana lagi”

“Jangan nangis sayang, keep smile, cerita dong kenapa.? Masalah nya apa karena cowok ?”

“iya ris aku baru aja ditinggalin dia, dia lebih memilih yang lain di bandingkan aku, aku gak mau sakit hati karena cinta !” seru ira nagis membentak.

“Udah-udah  jangan sahabat baik ku, jika kamu sudah terjebak yang namanya cinta, kamu harus jalani itu, walau emang akhirnya pahit dirasakan.”

“Iya ris, kayanya aku salah mengambil keputusan .”

“Kenapa ? bukan kamu yang salah memilih keputusan tetapi cowok itu yang harusnya intropeksi diri sendiri, dia telah dibutakan oleh kabut dari wanita lain, bodohnya dia pergi dari kamu yang sayang tulus sama dia, masih banyak yang lain ra move on deh !”

“kamu bener ris, bantu aku oke sahabatku yang paling baik,”

“Iya ira, kalau aku bisa pasti aku bantu”

Ira, ya dia adalah sahabat aku dari kecil, dia manja,tapi dia juga lebih dewasa, cantik Cuma, iya selalu di permainkan oleh laki-laki, dia terlalu polos untuk mengenal cinta, namun ira itu susah untuk melupakan sesorang, padahal banyak yang lain yang sika sama dia, tetapi aku selalu ada ko untuk dia, karena bagi ku dia adalah sahabat yang paling indah.

Keesokan harinya disekolah..

“Ira gimana udah mendingan ?”

“Udah ris, sekarang aku udah mendingan, karena sahabat kecil ku ndy pidah kesini,hore :D

“Wah asik dong, berati aku dilupain nih,?”

“Yah enggak lah sahabatku yang baik,aku bakal setia ko sama kamu sayang,

“idih geli deh, ira maho ya ? wkwkwk”

“Ih bukan maho tapi lesbi ih,”

“Astaga jeruk makan jeruk dong, kaburrrrrrr”

“Bercandaaaa riskaaaa, dasar nyebelin :P”

Saat pulang sekolah aku mampir ke toko buku gramedia, seperti biasa aku beli novel, yang pasti edisi terbaru hhi..... pas aku lagi asik baca novel, tiba-tiba ada yang menabrak ku, novel yang ku baca jatuh deh..

“heh liat-liat dong kalo jalan ! punya mata gak sih! Lo kira ini jalan punya nenek moyang lo! “pas aku lihat kedepan mata ku, OMG cowo itu cool ganteng bnaget, aku senyum tersipu malu,” Maaf mba sekali lagi maaf,soalnya saya pusing bawa buku sebanyak ini, maaf”

“hehe iya gak papa ko, maaf juga udah ngomong kasar “sambil muka memerah.”

“Iya gak papa, salah aku juga,oh iya kita belum kenalan, namanya siapa,,?”
“aku riska, kalo kamu ?”

“Ndy, salam kenal ya ris, aku duluan ya, soalnya buru-buru”

“iya, salam kenal juga Ndy “OMG itu cowok ganteng banget cool, pasti orangnya baik deh, kayanya aku mulai jatuh cinta nih, curhat ah ke ira, pasti ira penasaran nih, aku udah jatuh cinta sama sesorang,hahaaaaaaaa......... Aku pulang dari gramed, langsung OTW kerumah, ternyata ira sudaha ada di kamar aku,, Dia senyum-senyum sendiri, entah kenapa, aku mikir jangan-jangan anak ini mulai sengklek kali ya ?”

“Ra, kenapa senyum-senyum sendiri ? galaunya udah hilang ya ? hahaa”

“hahaaa iya nih aku lagi jatuh cintaaaaaaaaaaa”

“wah secepat itu kah ? emang kamu aja yang lagi jatuh cinta, aku juga :D

“sama siapa ris, cerita dong, jarang-jarang nih tika suka sama seseorang”

“lu kira gue jeruk makan jeruk apa? Gue masih normal kali ra,”

“Iya,iya siapa namanya ris? Orangnya kaya apa,jangan-jangan kaya sule ya?”

“ih, ngeledek mulu, tadi aku ketemu di gramed, orangnya ganteng, cool, dan baik banget”

“wah, aku ngiri nih,, tapi Ndy juga jauh lebih ganteng, tik,,hahaaa

“eh, dia juga namanya Ndy loh, “wah samaan dong ,,berarti kita jadian sama cowo yang kita taksir, kayanya unik ya,,”

Keesokan harinya di sekolah, “anak-anak , ibu ada pengumuman bahwa di kelas kita ada siswa baru, kenalkan siapa nama kamu, asl dari mana”

“nama saya Ndy afrilia biasa di panggil Ndy, saya asal dari SMA bina bakti, dari jakarta”

Itukan Ndy yang pernah ketemu di gramed,semoga aja bukan Ndy sehabat kecilnya ira,aku udah jatuh cinta banget sama dia.

Hari demi hari mereka lewati, ketika di sekolah ndy mengajak riska ke kantin , setelah sampai di kantin ira datang dan mereka berbicara dengan akrab dan ternyata cowok yang aku taksir itu  adalah sahabat kecilnya ira dan riska merasa cemburu ketika mereka sedang berbicara.

“kenapa aku harus cemburu melihat mereka seakrab itu”  padahal mereka sahabat dari kecil.

Ketika suatu hari ndy mengajak riska pulang bareng dan saat itu pula ira mengetahui bahwa mereka sudah dekat, ira cemburu karna ira menyukai sahabat kecilnya itu, ketika ira mengetahui bahwa ndy menyukai riska, ira tidak terima kalau sahabat kecilnya itu menyukai sahabatnya sendiri, ira memarahi riska dan melarang riska untuk menjauhi ndy dan persahabatan mereka pun hancur karena masalah cowok.

“Riska pun memutuskan untuk pindah sekolah ke jerman, dan meninggalkan ndy”

Sebelum riska pergi dia berkata kepada ndy “aku akan kembali jika aku sudah lulus sekolah, dan aku harap ketika aku pulang kamu sudah menjadi orang sukses” kita akan bertemu lagi di kemudian hari.

Seiring waktu berjalan riska pun pulang dari jerman dan orang yang pertama yang ingin dia lihat adalah ndy, tetapi setelah itu, ibunya berkata “ris waktu kamu pergi ndy menitipkan surat ini kepada ibu,”

“ris aku sayang kamu, tapi aku harap kalau kamu sudah pulang dari jerman aku mohon jangan cari aku, karena kau sudah bahagia dengan icha, dan jangan ganggu aku lagi dan jangan hubungi aku,”

Riska langsung pergi ke rumah ira untuk ketemu dengan ira dan membicarakannya dengan baik-baik, tetapi sesampainya di rumah ira, pembantunya berkata, “cari siapa non,?”

“saya ingin ketemu dengan ira, apa ira nya ada,?”

“Non ira sudah pindah ke jakarta, seminggu yang lalu,”

Riska langsung menyusul ira ke jakarta karena riska ingin ketemu dengan ndy, dan berbicara dengan baik-baik masalah hubungannya itu, karena riska ingin memperbaiki hubungannya dengan ndy, dan ira melarangnya karena ira tidak mau kekasihnya di rebut oleh sahabatnya.

Dan ira berkata kepada riska,”jangan pernah kamu ganggu hubungan aku dengan ndy karena aku sudah tunangan,pergi kamu,”

“riska pun menangis menyesal, karena telah meninggalkan ndy orang yang sayang tulus kepada dirinya.”

Ketika riska sedang menangis datang anak kecil dan berkata,”kakak kenapa kakak nangis,?”

“kakak ingin bertemu dengan kakak ndy,?”

“kalau kakak ingin bertemu dengan kakak ndy, ayo kakak ikut aku,”

Aku bingung kenapa adiknya ndy membawa aku ke rumah sakit, dan setelah memasuki ruangan ternyata orang yang berbaring di atas keranjang rumah sakit itu adalah  ndy, Dokter berkata,”bahwa ndy telah mengidam penyakit kanker stadium akhir, dan kemungkinan umurnya tidak akan lama lagi.” Setelah dokter berkata seperti itu, aku tidak bisa berkata apa-apa aku hanya bisa menangis melihat keadaan ndy sekarang ini.

“ris jangan nangis, mungkin ini sudah takdir ku harus seperti ini,”

“tapi aku menyesal karena aku telah meninggalkan kamu, aku telah menyia-nyiakan kamu,”

Aku janji aku tidak akan meninggalkan dirimu lagi ndy , aku akan selalu menjaga dirimu di sisa umur mu.

Ketika itu ira datang dan memarahi riska, tetapi ndy berkata,” ra aku menganggap mu hanya sebatas sahabat gak lebih, tolong menegerti,” setelah ndy berkata seperti itu ira langsung sadar dan berkata,” iya aku sadar, dan aku tidak akan mengganggu hubungan kalian,”

Sebelum ndy pergi dia berkata,” aku sayang kamu ris, kamu harus jaga dirimu baik-baik dan kamu harus menjadi orang sukses, karena aku tidak bisa lagi menemani dirimu dan tidak bisa lagi menjaga mu, dan kamu harus tetap tersenyum,”

Setelah ndy berkata seperti itu, tangan ndy yang sebelumnya sedang memegang tangan riska, tangannya lepas dan nafasnya tidak berfungsi, detak jantungnya pun berhenti, kini aku telah kehilangan ndy untuk selamanya.

Semuanya telah kehilangan orang yang mereka sayangi, dan persahabatan mereka pun kembali utuh seperti semula.

Share:
RINDHI ANGGRAENI

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH