Cerpen / CINTA YANG BERBELIT-BELIT

Pada suatu hari, ada seorang laki-laki disuatu desa. Dia seorang laki-laki yang tampan, baik, dan humoris. Dia pandai bermain gitar dan itu hobinya Dia.

Dia bernama Adi Pamungkas yang bersekolah di SMK Negeri 2 Tasikmalaya. Dia mempunyai Sahabat yang bernama Asyfa, Asyfa itu sahabatnya dari SMP. Dia mempunyai perasaan kepada seorang wanita yang berhijab, dan baik.

            Suatu hari, Dia bertemu dengan bekas pacarnya waktu SMP. Dia bertemu di rumah temen kakaknya. Kemudian asyfa yang mulai ada perasaan sama Adi, Diapun cemburu. Karena, melihat Adi bertemu dengan bekas pacarnya waktu SMP. Asyfa pun tidak banyak bicara, karena dia sadar bahwa dia hanyalah sebatas sahabatnya Adi. Sebelumnya, Adi pun mulai keliatan suka sama syfa, tetapi adi masih sayang banget sama bekas pacarnya.Nah, dari situ Asyfa mulai sakit hati. Kemudian, ketika asyfa mau ke rumah Adi, Asyfa mendapatkan informasi dari kakanya, bahwa Adi sedang bertemu dengan bekas pacarnya. Asyfa tetep pergi ke rumahnya, dan Dia pun pura-pura tidak tau. Ditengah-tengah perjalanan Asyfa bertemu dengan Adi dan Dia langsung putar arah menghampiri Asyfa.

“ Mau kmna kamu?” (Tanya adi kepada asyfa)

“ Aku mau ke rumah kamu Adi, Kamu mau kmna?”

“ Euuhhhhhh aku mau ke Alfamart Syf” (Adi menjawab sambil ketakutan)

“ Oh iya. Tapi, kenapa kamu kaya yang ketakutan gitu Adi?

“ Enggak, Aku gak kenapa-kenapa ko sif” ( Sambil menundukan kepala)

“ Oh iya ath. Aku langsung ke rumah kamu aja yah…” “Cusssssssssss”

 

            Akhirnya, asyfa pun melanjutkan perjalanan menuju kearah rumahnya Adi. Setelah itu Asyfa menunggu hingga beberapa menit, tidak lama dari itu Adi pun datang dan membawa makanan dan minumannya.

Adi pun merasa bersalah terhadap asyfa yang sudah lama menunggu di rumahnya dan dia pun bertanya kepada asyfa.

“ Syf kamu kesal yah sama Aku?”

“ Enggak ko, Aku gak kesal sama Kamu” ( Sambil memainkan HP)

“ Yang bener? Kalo kamu gak kesal sama Aku, Kenapa kamu tidak melihat Wajah Aku?”

“ Emang kalo Aku tidak melihat wajah Kamu, bearti Aku kesal sama Kamu? Enggak kan” ( Asyfa mulai melihat wajahnya Adi)

“ Ya udah atuh gimana Kamu aja” (Adi balik marah, dan langsung keluar rumah)

            Akhirnya pun Dia malah balik marah. Asyfa pun menangis karena sakit hati. Dan ketika di tinggal oleh Adi, Kakaknya Adi pun menghampiri Asyfa yang sedang menangis di ruang tamu. Kakaknya pun bertanya-tantya kepada Asyfa.

“ Kenapa Kamu Syf, Ko nangis?”

“ Aku sakit hati Kak” (Sambil Menangis menggungguk)

“ Emangnya Kamu sakit hati kenapa sambil menangis menggungguk gitu?”

“ Aku tadi menunggu disini kurang lebih 30 menit Kak, terus Adi pun datang duduk di sebelah Aku, Adi nanya sama Aku, Kamu kenapa kata Dia, Aku jawab Aku tidak kenapa-kenapa. Tapi, ehhhh Daianya gak percaya Kak”

“ Oh ya udah atuh Syf biarkan saja, Dia emang gitu orangnnya, gampang marah”

“ Ohhhh jadi Dia emang gitu Kak,? Aku tidak tau kalau Dia punya karakter kaya gitu”

“ Iya Syf, yang sabar aja ya” ( Asyfa  sambil di peluk oleh Kakaknya Adi )

“ Iya Kakak, Terima kasih ya. Aku pulang dulu kak” (Sambil mengulurkan tangan)

“ Iya sama-sama Syf. Iya hati-hati di jalannya”

“ Baik Kak siap” Cuuussssssssssss

 

            Akhirnya pun Asyfa pulang. Sesudah Dia tiba di rumahnya, Asyfa ketika sedang menangis di kamarnya karena masih sakit hati oleh kelakuannya nya Adi, Adi pun tiba-tiba datang ke rumah Asyfa.

Dia meminta maaf atas semua perlakuaannya terhadap Asyfa, dan Asyfa pun masih marah kepada Adi meskipun Adi sudah minta maaf, tetapi asyfa tetap diam. Tidak lama kemudian Asyfa pun berbicara dan akhirnya pun Dia Memaafkan Adi

Share:
HILMI SALIM

Peserta Didik PKBM AL-FATTAH